Selasa, 30 Oktober 2018

routing eigrp


Prosedur dan Teknik Routing EIGRP
Ø Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan ini :
1)    PC / laptop
2)    Cisco packet tracer
Ø Pelaksanaan kegiatan
1)    Pertama, kita buat topologinya dulu, dalam hal ini saya membuat topologi sebagai berikut :



Keterangan:
IP ADDRESS PADA PC
No.
Nama PC
ALAMAT IP
IP Address
Subnet Mask
Gateway
1.
PC 0
192.168.10.2
255.255.255.0
192.168.10.1
2.
PC 1
192.168.20.2
255.255.255.0
192.168.20.1

IP ADDRESS PADA ROUTER
No.
Nama Router
Alamat IP
Fast ethernet 0/0
Serial 2/0
1.
Routers 0
192.168.10.1/24
192.168.1.1
2.
Routers 1
192.168.20.1/24
192.168.1.1

1)    Setelah itu selesai, langkah berikutnya yaitu kita melakukan konfigurasi pada masing-masing router. Di sini saya akan melakukan konfigurasi pada Router0 dulu, dengan cara klik pada router kemudian kita pindah ke tab CLI.
Ø Konfigurasi IP di fast ethernet 0/0 pada Router0
Router>
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Router#exit

Ø Konfigurasi IP di serial 2/0 pada Router0
Router>
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Router#exit

Ø Konfigurasi IP di fast ethernet 0/0 pada Router1
Router>
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.20.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Router#exit
Ø Konfigurasi IP di serial 2/0 pada Router1
Router>
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Router#exit
      Pada saat menghubungkan serial, router-router tersebut harus satu jaringan namun berbeda host-nya dengan catatan harus membedakan IP kelasnya. Saya setting seperti di atas agar mudah mengingatnya.
      Setelah selesai setting router, kini setting IP pada PC0 dan PC1.
Setelah selesai, kini tinggal setting IP routing dinamis EIGRP.
Caranya yaitu dengan cara masuk pada mode config di tab CLI kemudian ketikkan :
Router>enable
Router# configure terminal
Router(config)#router eigrp 10
Router(config-if)#network<spasi>IP network yang dituju
Router(config-if)#network<spasi>IP network yang dituju
     Kemudian, untuk lebih jelasnya silakan lihat pada bagian dibawah ini.
Ø Konfigurasi Router0
Router>
Router>enable
Router# configure terminal
Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 192.168.10.1
Router(config-router)#network 192.168.1.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Router#exit
Ø Konfigurasi Router1
Router>
Router>enable
Router# configure terminal
Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 192.168.20.1
Router(config-router)#network 192.168.1.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#exit
Router#write
Router#exit

      Setelah itu selesai, langkah berikutnya kita coba melakukan pengujian dengan melakukan ping pada masing-masing PC. Apabila berhasil, maka hasilnya akan seperti ini:









Minggu, 13 Mei 2018

IP Address

Pengertian IP Address


   IP Address  digunakan sebagai alamat dalam hubungan antar host di Internet sehingga disebut sistem komunikasi universal karena menggunakan metode pengalamatan yang telah diterima di seluruh dunia. IP Address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik  setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit disebut sebagai oktet. Notsi IP Address sering dituliskan dalam 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik yang dikeal dengan " notasi desimal bertitik". 
Secara garis besar IP (internet protokol) dibagi menjadi dua yaitu IP Public  dan IP Private. IP Public adalah IP tunggal yang bisa diakses melalui jaringna internet, sedangkan IP Private tidak bisa diakses secara global, hanya bisa diakses melalaui jaringan intranet dan apabila ingin diakses melalui jaringan global maka harus melalui IP Public terlebih dahulu.

Pembagian IP Address Berdasarkan kelas
IP address dibagi menjadi lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan Kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.
Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
  • Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN,IP addressnya pada bagian pertama antara 0-127, dan yang merupakan Net IDnya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet masknya 255.0.0.0. Contoh: 8.254.129.11
  • Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, IP address nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0 Contoh: 128.255.129.7
  • Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, IP addressnya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network IDnya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0 contoh; 192.168.1.10
  • Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.
  • Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255
Perbedaan IP Public dan IP Private
  • IP private adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya tidak perlu diregistrasi sebab oleh router IP jenis ini tidak akan diteruskan kemana-mana. IP Private sesuai dengan kelasnya:
  1. Kelas A: 10.0.0.0-10.255.255.255
  2. Kelas B: 172.16.0.0-172.31.255.255
  3. Kelas C: 192.168.1.0-192.168.255.255
Sedangkan IP publik adalah jenis IP yang saat akan menggunakannya harus diregistrasi (ke badan penyalur IP address tentunya, maksudnya supaya tidak bentrok) karena IP ini dapat berkeliaran di lalu lintas jaringan internet melewati router-routernya.



IP address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.

Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP address Setiap IP address selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas host dalam suatu jaringan). Masing-masing komputer/router di suatu jaringan host ID-nya harus Unik (harus berbeda dengan komputer yang lain).


Jumat, 27 April 2018

Motherboard

Motherboard

    Motherboard adalah perangkat berupa board(papan) elektronik utama  pada komputer untuk mempunyai beberapa slot individu yang bisa dipasangkan dengan komponen lain seperti processor, memori, sound card, display adapter, dan sebagainya. Adapun diantara slot pada papan utama, terdapat slot yang khusus digunakan untuk pemasangan processor yang dinamakan soket atau slot. Motherboard memiliki beberapa jenis soket yang  berbeda-beda, sesuai dengan perkembangan jenis processor.         



Fungsi
1. Motherboard merupakan tempat meletakkan berbagai komponen, misalnya : Processor, VGA card, Sound card, dan memori.
2. sebagai media transfer data dari komponen yang bekerja didalam komputer.
   Komponen dalam Motherboard
a. Slot atau soket processor
 Slot merupakan tempat meletakkan dan memasang processo di motherboard dengan dilengapi kait pengunci agar processor yang terpasang tidak bergerak. Bentuk sesuai dengan tpe processor yang akan digunakan.













b. Chipset
merupakan bagian yng berfungsi menjembatani aliran data dan mengatur serta mengontrol beberapa komponen utama dan tambahan pada motherboard.Chipset terdiri atas komponen berikut : 
-chipset northbridge / utama
-Chipset Southbridge/ pembantu
-Cache memory external/L2
-CMOS/BIOS
-baterai CMOS
-Slot memori/SIMM & DIMM
- Port Paralel IDE : Primary IDE dan Secondary IDE


 Baterai CMOS

Bagian-bagian motherboard
  1. PCI Slot  digunakan untuk tempat pemasangan (tempat dipasangnya) VGA card/ Graphic Card
  2. PCI-Express merupakan slot untuk me,asang pariferal( kartu/card) selain kartu VGA.
  3. Chipset Northbridge untuk mengatur lalu intas data antara processor dengan sistem memory dan saluran utama motherboard
  4. Cipset Southbridge untuk menghubungkan northbridge dengan komponen lainnya.
  5. Soket processor tempat terpasangnya processor/ CPU yang sering disebut sebagai otahk dari komputer.
  6. Baterai CMOS, untuk memberikan daya pada BIOS dan untuk menyimpan konfigurasi setting BIOS/CMOS agar tidak berubah seiap komputer dimatikan.
  7. Koneksi IDE, merupakan media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  8. Slot RAM, untuk Dual Chanel , untuk meletakkan memori.
  9. ATX Power Konektor, untuk menghubungkan motherboard dengan power supply agar motherboard bisa mendapatkan daya listrik. Sering disebut POrt power utama.
  10. IC BIOS , untuk menyimpan konfigurasi motherboard.
  11. Port AGP, merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya Slot PCI Express.
  12. Port IDE, digunakan sebagai media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  13. Port FDD, digunakkan untuk menghubungkan media removable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.Port SATA digunakan untuk menghubungkan hard disk/ optical drive dengan sistem komputer.


dari samping

  1. PS/2 Mouse( berwarna hijau), untuk mouse.
  2. PS/2 Keyboard (berwarna ungu), untuk keyboard.
  3. Port serial yang biasanya digunakan untuk mouse dan modem
  4. Port Paralel, untuk memasang printer sebelum USB.
  5. USB , Port untuk USB
  6. Audio line out, untuk menghubungkan speaker dengan komputer
  7. Audio line in, untuk menghubungkan mikrofon dengan komputer
  8. Microphone, untuk menghubungkan mikrofon dengan komputer
  9. Game Port, untuk menghubungkan slot Joystick
  10. RJ-45, untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.

Trouble shooting

Trouble Shooting 

    Troubleshooting adalah sebuah istilah dalam bahasa inggris, yang merujuk kepada sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan.

Kenapa melakukan troubleshooting?

Troubleshooting dilakukan jika terdapat gangguan-gangguan sebagai berikut:
  • Masalah virus
  • Komponennya rusak file sistem operasi ke hapus
  • Kesalahan dalam register ketika ngedit (Regedit)
  • Tidak terkoneksinya harddisk ke sistem
  • Sistem operasi error
  • Kapasitas file melebihi, sehingga memori melemah
  • Tidak terkoneksi kabel data harddisk dengan mainboard
  • Konektor power tidak terhubung ke komponen
  • Power Supply bermasalah atau rusak
  • Slot pada mainboard kotor

Mengamati gejala >>>mendiagnosa masalah>>>mencari SOLUSI
Percobaan: 
Apabila RAM dilepas, maka akan terjadi:
-Layar monitor tidak ada tampilan
-Komputer tetap menyala dan tidak disertai bunyi  beep.
Solusinya kita harus memasang kembali RAM, atau jika RAM rusak kita harus menggantinya.

Apabila Kabel Power HDD lepas: 
-PC menyala 
-Ada tampilan dilayar monitor brupa pesan,"Reeboot and select Proper Boot device or insert Boot Media in Selected Boot device and press a key".
-tidak dapat masuk kesitem operasi
-Tidak ada bunyi beep.

 
Apabila kabel data HDD dilepas: 
-PC menyala
- muncul tampilan di monitor, ""Reeboot and select Proper Boot device or insert Boot Media in Selected Boot device and press a key".
-tidak dapat masuk kesistem operasi
-tidak ada bunyi beep.














Apabila kabel power CPU dilepas: 
-komputer tidak menyala
-FAN tidak berputar
-tidak muncul tampilan dilayar monitor
-tidak ada bunyi beep.
Apabila kabel VGA dilepas: 
-PC menyala
-FAN berputar
-tidak muncul tampilan dilayar monitor
hanya saja saat kabel VGA dilepas lagsung muncul peringatan !No cable connector

Solusi: Pastikan semua kabel dan RAM terpasang 
-cek terlebih dahulu di motherboard apakah RAM sudah terpasang dengan benar
-cek semua kabel apakah sudah terpasang, apabila belum terpasang segera pasang dan nyalakan komputermu.

kita dapat mengidentifikasikan masalah melalui: 
  1. Fisil komputer
  2. Tamplan dilayar monitor
  3. Pesan / bunyi Beep.

Kamis, 26 April 2018

Jaringan komputer

Jaringan Komputer

     Jaringan(network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya untuk menghubungkan beberapa komputer dengan kabel maupun tanpa kabel.
Manfaat jaringan:
-Resource sharing, mengatasi masalah jaringan
-Rehabilitas tinggi
-Menghemat uang
- Mendukung kecepatan berkomunikasi: komunikasi dapat dilakukan lebih cepat.
-Memudahkan pengaksesan informasi: memudahkan untuk mendapatkan segala informasi di dunia dengan mudah.
-Berbagai perangkat keras : Hard disk, Printer, CD-ROM, Drive, dan Modem dapat digunakan di komputer tanpa perlu melepas atau memasang kembali.
-Berbagai program atau data : Program(data) dimungkinkan untuk disimpan pada sebuah komputer yang bertindak sebagai server.

Macam-macam jaringan komputer
Ada 3 macam jaringan yang dibedakan berdasarkan area/ wilayah, media penghantar, dan fungsi, yaitu sebagai berikut:
  • Berdasarkan Area                                                                                                                           * PAN (Personal Area Network), adalah jaringan komputer yang digunakan komunikasi antar perangkat komputer hanya beberapa meter saja, atau malah sangat dekat. Contohnya hubungan komputer/ laptop dengan penggunanya, dengan sistem operasinya, dan hardware serta software yang meyusunnya. Kelebihan : -mudah ditangani apabila ada permasalahan .                               Kekurangan : -Jaringan terbatas, dan luas area terbatas.   
                                                                                                                                                                                                                           
  •   *LAN (Local Area Network), adalah jaringan pribadi dalam sebuah gedung atau kampus yang jaraknya beberapa meter.Memiliki ukuran terbatas dengan teknologi transisi kabel tunggal dan beroperasi dengan kecepatan 10-100 Mbps.Keuntungan : irit biaya operasional, irit penggunaan kabel, transfer data antar komputer cepat, dan tidak memerlukan operator dalam membuat sebuah jaringan LAN.                                                                                                       Kerugian : cakupan wilayah yang sempit, cakupan area transfer data tidak luas.                              
  • *MAN (Metropolitan Area Network), adalah jaringan yang biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer yang satu dengan lainnya jaraknya antar kota dengan kota.MAN membutuhkan operator telekomunkasi untuk menghubungkan jaringan komputer.Keuntungan : cakupan wilayah yang luas, lebih efisien, mempermudah bisnis, keamamana jaringan menjadi baik. Kerugian : Lebih banyak biaya operasional, perbaikan jaringan membutuhkan waktu lama, dapat menjadi target operasi oleh cracker dalam mengambil keuntungan.
  • WAN( Wide Area Network), adalah untuk menghubungkan jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua lain.Menggunakan kabel fiber optic yang ditanamkan didalam tanah/melewati jalur bawah laut.Keuntungan : cakupan wilayah yang lebih luas dibandingkan LAN dan MAN, tukar menukar informasi mnjadi lebih privat da terawat, lebih mudah untuk mengembangkan bisnis. Kekurangan : membutuhkan biaya operasional yang mahal, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data pentig, perawatan lebih berat.
  • Internet, adalah serangkakian komputer yang saling terhubung antara satu denagn yang lain,global (mendunia0 sehingga komunikasi dan data transfer data/file menjadi lebih mudah. perpaduan antara jenis jarjaringan komputer, topologi, tipe jaringan berhubungan 1 denagn yang lainnya.
Berdasarkan  Media penghantar: 

  • Media transmisi , adalah media penghantar data yang dapat berupa kabel atau gelombang elektromagnet.
  • Kabel : UTP (unshielded twisted pair), memiliki 4 bagian , dan setiap bagian meiliki 2 serat. Jangkauan data maksimal 100 m.STP(shielded twisted pair), memiliki ciri fisik mirip dengan UTP namun kabel ini sangat sensitif terhadap sinyal radio dan listrik.kabel ini sering digunakan dalam topologi token ring.Kabel Koaksial, rentan terhadap sinyal-sinyal tertentu, memiliki satu konduktor ditengahnya, CCTV  dan Antena TV sering menggunakan kabel jenis ini. Jangkauan nya sangat jauh RG-58(200 m), RG-8( 500 m).Kabel fiber optic, mentransmisikan sinyal melewati jarak paling jauh dengan kecepatan paling tinggi, jangkauannya sampai 2000 m.

  Kabel UTP

 Kabel Koaksial
 Kabel STP
 Kabel Fiber optic

  • WIFI, adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio,sinar inframagnetik (IR) atau sinar laser sebagai medium. Tidak dapat menembus tembok atau benda gelap.
  • Satelit, jangkauan lebih luas, menjangkau wilayah- wilayah yang sulit dicapai oleh kabel/ gelombang radio. akses kerouter ISP degan keandalan 100%, dan terjamin keamanan serta cepat.
Berdasarkan Fungsinya

  1. Client server

  • Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer komputer lain di dalam jaringan 

  •  Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. 

  • Merupakan jaringan yang di dalamnya terdapat sebuah komputer yang menjadi server dan komputer yang lain menjadi client. Berarti bahwa terdapat pembagian kerja dalam pengelolaan data antara client dan server.Umumnya digunakan dalam jaringan besar yang mengutamakan keamanan dan keandalan seperti universitas, instansi pemerintah dan perusahaan besar.
  • 2.Peer to peer


  • Merupakan suatu jaringan di mana tiap host komputer dapat berperan sebagai client maupun server. Umumnya digunakan dalam perusahaan berskala kecil dan untuk kebutuhan pribadi.